Kamis, 26 Mei 2012
at Ruang Seminar...
PEMBUKAAN (10.00 - 17.00)
Nama saya Deffian Raylend
Sumampow. nama belakang saya yang sedikit aneh membuktikan saya berasal dari
daerah timur indonesia, sayangnya bukan orang ambon atau batak. jika dilihat
dari warna kulit yg saya miliki, orang sudah bisa menduga di bagian indonesia
timur manakah saya berasal. yak! Anda benar. saya berasal dari Sulawesi Bagian
Utara yang sekarang tinggal di daerah bekasi, mengikuti perjalanan karir orang
tua yang tersesat di hiruk pikuknya Ibukota tercinta. dari sinilah cerita hidup
saya dimulai...
Sejak sekolah tingkat
menengah, saya tidak terlalu mengenal apa itu ITB. yang saya ketahui hanyalah
berada di kota bandung, dan kata orang daerahnya dingin. tetapi walaupun sedikit,
dalam hati saya pernah terbesit untuk dapat melanjutkan kuliah di Institut
Teknologi Bandung. waktu demi waktu saya semakin mengenal tentang Universitas
terbaik di negeri ini, yang akhirnya semakin meyakinkan saya untuk melanjutkan
jenjang pendidikan saya. tetapi tidak semudah yang saya bayangkan sebelumnya,
untuk dapat di terima kedalam kampus terbaik. tentu harus melalui proses
penjaringan yang ketat, agar dapat menghasilkan anak-anak yang terbaik pula.
saya sendiri sangat yakin, bahwa saya adalah salah satu manusia terbaik yang di
miliki bangsa ini. sayangnya saya bukanlah dari keluarga yang berkecukupan, saya
pun mengurungkan impian tersebut dan menjadi sebuah kenangan yang terus
terbayang dalam kepala.
Selang waktu berjalan,
rupanya allah swt mendengar doa dari hati kecil saya. SMK tempat saya
bersekolah sebelumnya, mendapat kesempatan menjadi sub kampus ITB jurusan
animasi yang bekerja sama dengan SEAMOLEC di jakarta. tanpa banyak berpikir,
saya pun cepat mengambil kesempatan tersebut. setelah mengisi formulir
pendaftaran, dan menjalani test yang di selenggarakan oleh ITB dan SEAMOLEC.
saya bersama 15 orang teman, dinyatakan lulus dan diwajibkan mengikuti
pembukaan yang di hadiri oleh Direktur SEAMOLEC Bapak Dr. Ir. Gatot Hari
Priowirjanto yang bertempat di ruang seminar FSRD Institut Teknologi Bandung.
Pagi itu saya membuka mata
yang tertutup selimut dengan beratnya, sambil meraih jam tangan yang selalu
menemani saya tidur. setela melihat jarum jam yang sudah berada di angka 6,
dengan sigap saya mengambil handuk yang sudah saya siapkan malam hari
sebelumnya. setelah membersihkan diri, saya pun segera bergegas untuk
menyiapkan segala pakaian dan aksesoris lainnya kedalam tas gunung. setelah itu,
saya segera memacu kendaraan bermotor yang saya miliki menuju acara pembukaan
di Bandung. jalur yang saya tempuh tak lain melewati Cariu - Tegalsari yang
biasanya di lewati truk bermuatan batu dengan jalan yang menanjak dan berbelok,
namun semua ke khawatiran itu terbayar dengan pemandangan indah yang saya
nikmati.
Pukul 10.30 saya sampai di
ruang seminar dengan menggunakan celana jeans serta tas gunung plus wajah
kotor, yang menunjukan bahwa saya baru saja menempuh jarak yang cukup jauh. di
situlah pertama kali saya melihat direktur SEAMOLEC yang biasa di sapa Pak
Gatot, dan kami para mahasiswa/i mendengarkan apapun mengenai Program Diploma 1
Animasi ITB - SEAMOLEC yang disampaikan. acara demi acara kami lewati bersama
sampai sesi persiapan outbound yang di pimpin oleh Dr. Stanley Surlia M.Psi,
sebagai komandan tertinggi acara outbound tersebut. Bapak Stanley demikian
beliau di sapa, menunjuk beberapa orang sebagai ketua kelompok yang terdiri
dari kelompok Kuda yang di ketuai Taufan Rahardyanto, Kerbau oleh Iman Budi
Santoso, Matahari oleh Eva Wahyudi yang dimana mereka berasal dari sekolah yang
sama dengan saya. sedangkan ketua kelompok matahari yang di ketuai oleh Roby Ul
Pratama, adalah seorang Director dari AYENA Studio yang pernah kami jumpai di
Departemen Dalam Negeri sebagai pemenang ke-2 dalam kompetisi serial animasi
yang berjudul Super NELI.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar